Candi Ijo : artefak berpadu dengan keindahan senja

By SiRanselPena - 10:29 PM


Candi Ijo dengan suasana Langit cerah berpadu dengan gelapnya yang menandakan Hujan akan Turun
Candi ijo, banyak orang mengatakan candi ini lagi hits di kalangan luas. Rahasia nya ada pada spot menikmati senja. Kami pun putuskan untuk mengulik sedikit tentang candi ijo ini. 

Candi ijo berada pada dukuh groyokan, desa sambirejo, kecamatan prambanan sleman yogyakarta (sumber wikipedia). Candi ijo berada pada kompleks candi ratu boko dan candi barong. Candi ini berdiri pada ketinggian 410 MDPL tak ayal predikat candi tertinggi di sandangnya.
Benar saja, akses untuk menuju kesana cenderung menanjak dan beberapa aspal rusak, membuat perjalanan lebih menantang.
Pemandangan di Area Parkir Candi Ijo
Memasuki area parkir , pemandangan bukit hijau membuat mata tak berhenti berdecak. Di area loket, pengunjung hanya dipersilahkan untuk menulis buku tamu selanjutnya dipersilahkan untuk masuk alias gratis hehehe. Benar saja memasuki kompleks candi ijo, 3 candi perwara dan 1 candi utama dengan tegas nya menantang hamparan hijau di sekeliling.

Pemandangan di Area Candi Ijo dimana terkadang kita mampu melihat pesawat take off
Puas mengitari kompleks candi ijo, hal menakjubkan lain adalah kita dapat melihat pesawat take off atau landing dari bandara adi sutjipto dengan jelas. Eits tidak hanya itu, pemandangan perbukitan juga jelas membuat mata terbelalak dengan latar kota jogja. Tapi jangan berpuas hati sebelum menyaksikan matahari tenggelam di sini. Ribuan pasang mata sudah bersiap dengan kamera dan tripod pada barisan terdepan candi, berebut keabadian senja berlatar candi. Sayang hari itu mendung bergelayut di langit jogja, tak dapat dengan sempurna mengabadikan senja. Tapi pada detik terakhir, semburat jingga akhirnya muncul mengobati rasa kecewa kami.
Sunset dengan sedikit siluet di Candi Ijo
Suara berbagai serangga pada magrib yang kusyuk dan kemashuran jingga itu membuat kami merasa damai, tenang. Tanpa hiruk pikuk manusia, atau kemacetan kota budaya pada saat high season. Sungguh kami memohon, tunggu kami untuk kembali padamu, jog. Terima kasih untuk teman2 Backpacker Joglosemar yang menyambut serta menemani setiap langkah perjalanan kami, special thanks to : Mas Icang, Mas Arisevo,Mas Amin, Mb Ayun, Mas Karji, Mas Jack,Mas Monsu aka Aji,Mas Hanung, dan untuk Pithik aka Nobita aka Alan

  • Share:

You Might Also Like

12 komentar

  1. Fotone apikkkk kakkkk... uwuwu~~

    Tapi kok ada panggilan monsu disitu -_-

    BalasHapus
  2. Foto nya kak aji juga ga kalah bagus kak hihihi. Itu panggilan kesayangan :*

    BalasHapus
  3. Ya ampuuun... Monsu. Itu singkatan dari apa, Kakak?

    BalasHapus
  4. Hahahahha jangan di buka disini kak , monsu itu memiliki arti yang sungguh berkesan utk mas aji

    BalasHapus
  5. Cakep candinya, apalagi yang ada sunsetnya itu keren. Diedit gak itu mas?

    Salam kenal btw www.lustikasari.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. hanya ada 1 sedikit edit biar jls posisi matahriny kak. salam juga kak

      Hapus
  6. wahhh.. sunset candi ijo keren yaa..

    BalasHapus
  7. asli cakep banget candi ijo apalagi pas sunset jadi makin pengen kesana.

    BalasHapus
  8. Balasan
    1. cba tanya kak ajiii itu panggilan kesyangan bpjs kak

      Hapus