Mengudara Bersama Museum Dirgantara Jogjakarta

By SiRanselPena - 10:52 PM

Apa yg kalian bayangkan begitu mendengar kata museum Dirgantara? Sesuatu hal yg membosankan kah? Asik kah? Yang pasti macam-macam ada di benak masing-masing orang. Kami pun sempat menduga - duga ada apa dalam museum tsb. Rasa penasaran lebih mendominasi dari enggan. Berbekal Gps kami pun mendarat di museum ini. Berada pada kompleks pangkalan TNI AU Lanud Adi Sutcipto Yogyakarta. Fyi nih guys, pada pos perijinan kalian diharuskan meninggalkan KTP sebagai data pengunjung. Oh iya jangan lupa mengambil kembali saat pulang ya.

Kejutan pertama ada pada pelataran museum yg dapat kalian jumpai beberapa pesawat terbang dengan kokoh di tengah taman rindang.

Beberapa Pesawat yang kokoh di tengah-tengah taman rindang Museum Dirgantara
Harga tiket masuk museum ini sekitar Rp.7.000,00 saja, terjangkau tentu. Di museum selain menceritakan sejarah TNI, disini juga menyuguhkan pesawat asli maupun replika, berbagai seragam TNI AU, Nama-nama tokoh sejarah  TNI AU, diorama, serta simulasi pesawat terbang yang kebanyakan berasal dari perang ke-II dan perjuangan kemerdekaan RI.
Replika Patung Pesawat Di Museum Dirgantara
Awal mula Museum Dirgantara ini berada di Jalan tanah Abang Bukit, jakarta yang kemudian dipindahkan di Yogyakarta pada tahun 1978 karena sejarah awal berdirinya TNI AU berada di Yogyakarta sehingga rasanya pas saat museum TNI AU ini berdiri pada tonggak awal sejarahnya.
Yang menarik pada museum ini tentu pada bagian garasi pesawat terbangnya. Ada banyak tipe pesawat terbang yang dipamerkan, juga jenis helikopter. Pada salah satu pesawat kita bisa menaiki dan bisa mencoba untuk duduk di kursi kendali pesawat tersebut sehingga kita dapat ikut dalam suasana perang dahulu, tentu menambah sentuhan sejarah lagi untuk kita.
Beberapa tipe pesawat yang berada di Garasi Pesawat Terbang
Setelah mengitari luasnya Museum Dirgantara, kami pun bersantai menikmati berbagai pesawat yang terparkir di halaman museum, Kami juga bisa menikmati langsung pesawat take off tepat di atas kepala kami mengingat Museum berdekatan dengan Bandara Adi Sucipto.
Berkunjung ke Museum Dirgantara membuka kembali ingatan kita akan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, semoga dapat menumbuhkan semangat nasionalisme kita sebagai generasi muda ya kawan. Salam Ransel.
Salah satu sudut garasi Pesawat terbang Museum Dirgantara
ini adalah contoh badan pesawat yang terkena serpihan Bom semasa peperangan

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar