Uji nyali di Museum Kesehatan Surabaya

By SiRanselPena - 6:14 AM

Saat seram menyergap rahang
Saat tegang mencekik erat
Kau selalu menenangkan
Dengan kidung masa depan
suasana museum nampak dalam yang menurut kami sangat sepi sehingga membuat suasana makin merinding

Haloo teman-teman, sudah menelusuri Surabaya bagian mana saja? Mulai dari mall, pantai ria, gedung bersejarah, dan museum tentunya. Eitss tapi museum satu ini tak banyak yang tau dan tidak terlalu mainstream di kalangan muda mudi mungkin hanya kalangan mahasiswa/i medis yang mengetahui. Yapp kali ini kita akan menyusuri Museum Kesehatan dr.Adhyatma, MPH Surabaya , yang berlokasi di Jl.Indrapura no.17 Surabaya ( Setelah gedung DPRD Surabaya). Museum yang dikenal dengan nama Museum Kesehatan Surabaya ini berdiri sejak tahun 1990, baru diresmikan pada tanggal 14 September 2004 oleh Menteri Kesehatan RI, Dr.Achmad Sujudi.  saat peresmian juga disertakan sebuah perpustakaan khusus yang memberikan informasi berbagai macam bahan pustaka mulai dari buku, majalah , video serta informasi ini bisa menjadi sebuah wadah bagi siapa saja yang ingin mengerti lebih banyak tentang sejarah kesehatan di Indonesia.

Museum ini lebih didominasi dengan gedung yang berwarna coklat, museum ini adalah upaya dari pemerintah untuk menyelamatkan berbagai warisan budaya khususnya yang berkaitan dengan dunia kesehatan, dari jaman dahulu hingga sekarang. Koleksi dalam museum ini pun cukup beragam, mulai dari peralatan medis dan non-medis, serta pengobatan herbal dan pengembangan iptek yang berhubungan dengan kesehatan. Pengobatan tradisional dan mistik juga dimuseumkan dalam ruangan khusus, yang menjadikan museum ini juga populer dengan sebutan museum santet. 
Informasi  kesehatan yang dipaparkan bukan hanya yang berhubungan  dengan teknologi modern saja, melainkan  banyak koleksi tradisional yang asli  merupakan budaya kesehatan indonesia. ratusan koleksi merupakan perlengkapan dan peralatan upaya pelayanan kesehatan tradisional.

Sedikit cerita mistis yang kami temui saat itu kami telah berkunjung 2 kali ke museum kesehatan. Kunjungan pertama tepatnya di tahun 2015 , saat itu suasana yang kami rasakan hanya lah sepi dan dingin didalam museum tersebut, dan kami tidak merasakan apapun atau keanehan yang sering orang ceritakan.
Pada kunjungan ke 2 kami ke museum , singkat cerita kami balik lagi bukan karena kami penasaran ada cerita mistis museum ini, tapi karena kami kedatangan teman dari Solo yang berkeinginan keliling surabaya, sebut saja mas Icang atau mas jemblung yang saat itu kami menawarkan kunjungan ke Museum kesehatan ini. sedikit kata pada rangkain cerita kami ini, saat kami telah membayar loket, penjaga loket sempat menawaran kami pada salah satu ruangan yang jarang dibuka, dan dikunjungi . pada ruang tersebut tertempel kertas putih bertuliskan "Dunia Lain" (maaf kami tidak sempat memotret karena jujur kami takut), saat itu yang berani mengiyakan sang penjaga loket hanya saya (octa) dan mas icang, kak didi tidak memberanikan diri dia hanya menunggu kami diluar. ketika langkah kaki kami menuju ruangan yang dimaksud penjaga loket tersebut sedikit menceritakan tentang hal-hal mistis yang berada di ruangan tersebut tentunya dulu bekas untuk proses aborsi, maka dari itu sang penjaga berkata banyak makhluk2 anak kecil di sekitar ruangan tsb. ketika pintu akan terbuka penjaga berkata pada kami apakah kami sudah siap? karena hawa disini lebih besar dari ruangan lainnya (tentunya bagi orang indigo akan lebih dapat merasakannya), saat itu pula pintu mulai terbuka bau pengap semerbak masuk dalam hidung kami hingga pada tenggorokan, lembab dan dingin yang kami rasakan sebelum melangkah lebih jauh petugas loket memberhentikan kita terlebih dahulu, petugas tsb menyalakan dupa serta 1 batang rokok yang tersisa hampir separo dinyalakan dari bau asap rokok tsb bak menyan di pemakaman, kami lihat sekeliling ruangan yang terdapat banyak pintu, lembab dan mencekam , saya (octa) hanya bisa clingukan dan melongo walau merasa ketakutan, dan mas icang merasakan keringat dingin mulai bercucuran sehingga kami memutuskan untuk sampai di tengah ruangan saja, dan tidak meneruskan merasakan hawa lembabnya ruangan tersebut. singkat kata petugas loket tersebut adalah petugas yang sudah lama mengabdi di museum tersebut kurang lebih selama 15 tahun, dan tentunya petugas loket tersebut menceritakan bahwa dia tiba-tiba memiliki kelebihan yang bisa merasakan adanya makhluk lain, hingga dia membentuk suatu komunitas indigo surabaya untuk bertukar pikiran.
Beberapa foto tentang museum kami cantumkan, selebihnya masih ada banyak tentang kesehatan serta alat-alat traditional apalagi yang mengandung santet. Di Museum ini jarang sekali orang tahu, lebih banyak pengunjung dari mahasiswa/i dari fakultas kedokteran,keperawatan maupun kesehatan masyarakat yang lebih terlihat berkunjung. Sebenarnya untuk mencantumkan lagi beberapa foto sedikit membuat kami merinding jadi mungkin dari beberapa foto ini akan membuat kalian penasaran sehingga ingin melakukan kunjungan museum ini.


deretan alat-alat kesehatan yang digunakan di zaman dulu kala, ada beberapa alat yang masih terlihat bekas darah

alat pasung yang identik dengan alat traditional yang digunakan untuk orang yang menderita gangguan kejiwaan
Kami berharap akan ada banyak orang yang lebih banyak berkunjung ke museum-museum yang dimiliki setiap kota,  perjalanan itu bukan sekedar menjejakkan kaki, tapi perjalanan itu akan sangat berarti sangat kita bisa memaknai pada setiap langkah yang kita lalui.Terima kasih sudah disempatkam menilik blog sederhana kami.
Salam,
SiRanselPena


Info Tentang Museum :
Kata- kata yang tertera di brosur Museum :
MOSIK TRUS MANGISTI PRAINA MANAKRA SANDHI MABUKA SWASTHA 
artinya : " Selalu berupaya dengan bijak menekuni ilmu untuk mengungkap tabir kehidupan demi kesejahteraan"   
TIKET MASUK
Rp. 1.500

JAM BUKA
Tiap Hari (08.00-15.00)
Hari Besar Nasional - TUTUP

ALAMAT MUSEUM KESEHATAN
Jl. Indrapura 17 Surabaya 60176
Telp: (031) 3528 748, ext. 105, 133 Fax. (031) 3528 749


  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. Aku sering lewat mah ini, ini kayak nya dulu rumah sakit yaaa.
    Serem amat kalo bekas aborsi, kasihan anak2 itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dulunya rumah sakit kak, tapi sekarang dialihfungsi jadi museum. Yuk kapan2 main kesini,

      Hapus
  2. Ini yang satu kompleks sama wisma kesehatankah?

    BalasHapus