Kisah 1001 Candi : Petualangan ala Candi Barong

By SiRanselPena - 12:36 PM

Lelah pencarian
Hembusan nafas yang terpacu
Rasa haus yang memburu
Dan pada garis batas penglihatan mata
Oase nyata terbentang 
Sehingga tampak sewujud indah
Memuja-Nya dengan cara masing-masing
Kemegahan dari Candi Barong

Setelah berkunjung ke Candi Banyunibo dan menghela nafas sejenak, kami pun melanjutkan perjalanan ke tujuan utama yaitu Candi Barong. Berbekal petunjuk dari warga sekitar, kami tiba di sebuah pelataran rumah dan memarkirkan motor disana, karena medan yang menanjak dan tidak mungkin dilalui dengan menggunakan motor. Kami rupanya tidak datang ber-3 karena di Candi Banyunibo kami bertemu seorang ibu paruh baya dan anak nya yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak.
sisi keasrian Candi Barong


Ibu tersebut kemudian berkata pada kami bahwa beliau juga ingin mengunjungi Candi Barong , tetapi tidak tahu jalan (Lah sama bu hahaha) kemudian membuntuti kami. Ibu tersebut sempat gentar dikarenakan jalannan yang tak lazim tapi kemudian dengan menggendong anaknya beliau bisa sampai juga. Setelah yakin dengan jalurnya, kami memulai perjalanan yang terbilang tidak biasa, bagaimana tidak? Jalan yang kita lalui menanjak bebatuan dengan ilalang setinggi kami sendiri sudah seperti naik bukit saja.
dari jauh pun kau semakin mempesona dan kokoh


Rasa lelah yang mendalam ditambah hanya berbekal 1 botol air mineral dibagi 5orang membuat kami sedikit emosi ditambah baju dan sandal yang terbilang tidak pada tempatnya membuat jalan terseok. Tepatnya di pertengahan jalan, pemandangan dari atas sangat indah bahkan Candi Banyunibo cantik terlihat dari sudut pandang kami saat ini. Rasa penat dan lelah pun terbayar lunas tanpa hutang hihihi ketika melihat sekeliling, perbukitan, sawah yang sedang ranum keemasan.

sisi perjalanan kami untuk memasuki candi barong

Terlihat dari kejauhan tembok khas bangunan candi berdiri megah menantang birunya langit, kami pun bergegas mengingat terik begitu bernafsu mencumbu kulit. Pada sebuah gazebo, kami melepas lelah, merasakan hawa panas, haus, dan mengelap beberapa semut dan hewan kecil lain yang singgah pada kaki. Tetapi tak ada penat di wajah sang ibu dan anaknya, berulang kali sang ibu mendongengkan betapa indah warisan budaya dan sibuk menjepret potret sang anak dengan berbagai pose.
Dari mu kami belajar akan kekayaan serta kegigihan dalam menjalani kesulitan

Setelah dirasa cukup, kami bergegas menaiki anak tangga menuju bangunan utama, candi barong terletak pada perbukitan batur agung dan berada pada ketinggian 199 MDPL. Dinamakan candi barong karena adanya hiasan menyerupai singa / barong pada setiap sisi candi. Bangunan candi barong sendiri diperkirakan ada sejak 9-10 masehi, dan ditemukan sekitar tahun 1913 dalam kondisi runtuh oleh belanda saat perluasan kebun tebu untuk pabrik gula.

Candi barong sendiri merupakan candi hindu dan menjadi tempat pemujaan dewa wisnu karena ditemukannya arca sri (yang merupakan istri dewa wisnu) dan dewi laksmi pengiring dewa wisnu, juga ditemukan arca kerang bersayap (sankha) yang merupakan salah satu simbol dewa wisnu, dan bagian puncak terdapat hiasan permata.

Tidak ada Tiket masuk untuk menikmati keindahan candi barong, pada bibir candi kita dapat bersantai sembari melihat bukit di sekitar candi, oh ya disarankan saat mengunjungi candi pada sore atau pagi hari ya, karena pada siang hari panas sangat terik.

Jangan lupa cintai dan bangga dengan budaya Indonesia, mari mengenal sejarah Bangsa, karena kalau bukan dimulai dari kita, lalu kita mulai dari mana lagi? jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya dan jangan merusak, mencoret, dan mengotori area candi agar tetap terjaga kelestarian dan anak cucu kita kelak dapat menikmati warisan budaya nya juga.

-Salam SiRanselPena-

Nantikan Video Perjalanan kami saat blusukan melewati hijaunya alam untuk menuju Candi Barong 


Peta Lokasi Candi Barong

  • Share:

You Might Also Like

6 komentar

  1. Candi Barong lokasinya di mana Dik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di jogjakarta mas, mgk bisa klik di peta lokasi yang sudah kami link kan mas

      Hapus
  2. mirip kyak ratu boko ya bang..

    BalasHapus
  3. Kalau disuruh ke Candi Barong lagi saya kok malah nggak ingat jalan ya. Dulu kesini jalan kaki, trekking dari Ratuboko dan balik jalan kaki lagi ke Ratuboko. Lewat Candi Banyunibo juga.

    BalasHapus
  4. bentuknya mirip benteng ya

    followback ya kak, ninggal jejak jg hehe salam kenal http://vakansee.blogspot.com/

    BalasHapus