Jogjakarta : Menjelajahi dua situs yang mulai terlupakan

By SiRanselPena - 5:44 PM


Selaras pada tabir surya
Ekspresi semu dan bebas
Selayang pandang cahaya
Hingga bebatuan bercumbu akan waktu
Menari-nari dengan elok hingga lumut mulai mendekap di setiap tatanan
Tawa terbahak, serta iringan tangis pilu
Terhembus semakin dekat pada Mu

Situs Gua Siluman, yang digunakan untuk tempat bersemdi
 Jogjakarta, kota istimewa yang penuh kenangan, kekentalan budaya yang disuguhkan serta tempat-tempat bersejarah yang menarik hati untuk diulik.
Kali ini kami ke jogja tak luput berkunjung ke tempat-tempat wisata bersejarah. Saat itu terdapat dua tempat sejarah yang akan kami kunjungi, yakni Situs warungboto dan situs gua siluman, perjalananpun kami sisiri berbekal google maps , dimana kami harus mengitari jalanan di siang bolong. Nah, saat jalanan ke arah situs warungboto kami temukan sontak gembira pun dari kami, karena bekal google maps sangat membantu kami. Selanjutnya  akan kami ceritakan mengenai dua situs yang megah yang membuat kami selalu berdecak kagum tetapi sangat miris karena dua situs ini mulai banyak orang melupakannya. Yapz kami mulai dari Situs Warungboto konon cerita situs ini merupakan sebuah tempat peristirahatan Hamengku Buwono II.
salah satu lorong serta anak tangga di situs Warungboto
Sisi Situs Warungboto saat dilihat dari sudut belakang bagian perkampungan warga setempat
1. Situs Warungboto
Pesanggrahan dalam bahasa jawa yang berarti tempat istirahat. Dari cerita saat itu dari seorang teman jika situs bersejarah ini dikenal dengan nama Pesanggrahan Rajowinangun. Hamengku Buwono II  membangun situs sejarah ini sekitar tahun 1880.
Pada lalu Situs Warungboto hanya terlihat seperti bangunan bekas rumah yang terbengkalai. Padahal Situs Warungboto juha memiliki area taman air dengan  kolam yang cukup luas, sehingga mirip sekali dengan Taman Sari.Namun pamor Situs Warungboto jauh di bawah Taman Sari meski sama-sama memiliki kolam air serta fungsinya.
lebih jauh dalam sudut pandang lain
Walaupun beda pamor, kini Situs Warungboto telah mengalami pemugaran, berbeda jauh dengan keadaan Situs Gua Siluman yang tak ada perawatan dan pemugaran. Kunjungan situs warungboto ini bukan hanya dari orang-orang yang cinta pada sejarah, saat itu kami lihat banyak anak-anak muda yang berkunjung entah untuk selfie ataupun belajar mengenai sejarah tak luput pula ada beberapa turis mancanegara juga berkunjung. 
Bilik-bilik seperti benteng


cocok sekali untuk yang mau Pre weding
pada dua jalan kemana kita memilih
 Asiknya saat ini kolam air situs warungboto digunakan anak-anak desa setempat untuk bermain , dan tawa bersama. Melihat pemandangan itu  sungguh bikin hati kami bahagia serasa ingin kembali ke masa kecil. Oh ya fyi memasuki situs ini melewati gang - gang kecil rumah tidak jauh dari situs tsb. serta parkiran pun di parkir dirumah warga dan kita tinggal berjalan kaki.yuk kita lanjut, setelah selesai berkunjung kami pun melanjutkan perjalanan menuju situs Gua Siluman, saat itu dibenak kami mendengar namanya saja angker apalagi tempatnya seperti apa ya? Apakah tempat berkumpulnya siluman?entahlah saat kami berkunjung kesana kami tidak menjumpai siluman atau sebangsanya , hehehehehe.

melihat sekeliling

Anak-anak kecil bermain ria di kolam Situs Warungboto
2. Situs Gua Siluman
Tampak depan Gua Siluman yang sudah tidak terawat
Penyebutan atau penulisan Gua Siluman atau Gua Seluman? Itulah salah satu misteri di pesanggrahan yang meski namanya masih misterius lebih sering disebut Gua Siluman. situs bersejarah yang memilki lorong dibawah aspal .
Gua siluman salah satu tempat pesanggrahan HB II selain situs warungboto.Pintu Masuk Situs Gua Seluman atau Gua Siluman terletak di Desa Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, acapkali terhubung dengan misteri pesanggrahan yg dibangun oleh HB II, situs bersejarah ini memiliki lorong dibawah jalan raya yang konon terhubung dibawah rumah-rumah warga setempat.
salah satu lorong Gua Siluman
Masih pada secangkir rasa.... Suasana sekeliling gua siluman, gua yang didirikan HB II untuk pesanggrahan bertapa selain situs warungboto. Pesanggrahan ini tidak setenar Taman Sari, tapi pesanggrahan ini salah satu bukti dari kemajuan pada HB II kala itu dalam salah satu tembang macapat, bersama Pesanggrahan Warungboto tempat ini dikisahkan, tentang kemajuan yang telah diraih selama pemerintahan Hamengku Buwono II di Yogyakarta. Di balik sejarah dan misteri gua Siluman, pesanggrahan yang merupakan cagar budaya yang seharusnya dilindungi serta dirawat, beberapa orang memiliki kepercayaan jika pesanggrahan ini memiliki kesaktian seperti membuang sial dalam arti merubah nasib seseorang yang dipercaya sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik. Pada gua siluman ada pemandian kolam yang konon cerita digunakan untuk tempat semedi, selain itu ada suatu lorong yang dapat menghubungkan gua siluman ini dengan jalan yang ada di sebrang, cerita singkatnya gua ini memiliki lorong bawah tanah,yang entah terhubungnya sampai kemana. Sekeliling gua inipun sudah tidak terawat dan sangat disayangkan, pasti akan sangat indah apabila ada perawatan dari dinas terkait karena gua ini salah satu cagar budaya yang wajib di jaga.
Banyak orang yang belum mengetahui tentang Pesanggrahan Gua Siluman yang dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono II ini, tetapi bangunan ini bernilai sejarah yang tinggi pernah berfungsi sebagai tempat semedi atau sembahyang bagi kalangan Keraton Yogyakarta.

Arca Burung disamping kolam
Banyak bagian sudah mengalami kerusakan dan bentuk yang unik hanya beberapa yang terlihat jelas, ada beberapa patung relief Burung* pada pintu gerbang dan di kolam juga dihiasi Arca burung* tsb, kemungkinan besar jika masih berfungsi sebagai pancuran air kala itu (*jenis burungnya kami kurang tahu karena saat itu kami tak bertemu dengan juru kunci Gua Siluman). Di pesanggrahan ini ada lorong-lorong sebelah kiri yang berfungsi sebagai jalan yang menghubungkan lorong di bagian kanan jalan  dikala itu namun saat itu kami tak berani untuk memasuki lorong tersebut dikarenakan air genangan yang cukup tinggi. Kondisi  yang sudah tak terawatt dan tinggal puing-puing yang berada dalam kepadatan  kompleks warga, sehingga Kawasan ini nyaris susah untuk ditemukan. Akan tetapi walau sudah tinggal puing- puing Gua Siluman tak kalah indah dengan situs lain karena kami dapat menjumpai taman yang hijaun dan mata air yang mengalir dengan hamparan sawah yang luas.
Dalam sejarah ada seribu kisah dan amanah untuk kita dan generasi kita.Menurut kami dua situs ini menjadi salah satu tempat wisata bersejarah yang recommended dikunjungi saat berkesempatan menikmati liburan di Jogja. Yuk sesekali coba deh berkunjung ke tempat-tempat yang jarang orang berkunjung.
Beberapa lorong Situs Gua siluman yang dapat menghubungkan ke lorong sebrang kanan jalan

Nampak dari Jarah jauh, keindahan kolam serta hijaunya alam
Salam SiRanselPena

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. Waaa mirip tamansari ya? Tp kok kayaknya lebih bagusan ini. Sayang kalo terlupakan begitu saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama bagusnya kak, cuma yang ini kondisinya sdh ndak terawat

      Hapus