Hotel Ganefo Surabaya, Riwayatmu Kini.

, , 2 comments
riwayatmu kini
bagai usang yang telah lapuk
terkikis jaman 
terangkai isyarat pada skema kata 
agar tak percuma menyusuri sejarah pada setiap halaman
Yahh.... cerita dan kisah mu tak boleh usang
walau jaman yang menelan
hingga kami menanti para pejuang
bukan hanya dalam cerita tapi menyuarakan berjuang


Area Hotel Ganefo dengan interior yang masih sesuai dengan aslinya
Sebenarnya Sudah lama kami ingin mencari Hotel Ganefo  , mengapa??? karena rasa penasaran kami pada salah satu Hotel Tua di Surabaya,  yang konon katanya Hotel Ganefo ini sudah berusia -/+ 100 tahun selain itu dari foto yang kami sempat baca di Google, rasa merinding sih karena dilihat dari foto yang ada bangunan Belanda ini bener-bener masih alami, namun apa sungguh masih adakah bangunan ini?, karena penasaran yang  ada kami mencoba menyusuri.

Jejak Penyusuran  kami mencoba mencari letak Hotel Ganefo tak lain ternyata hotel ini dekat dengan Klenteng Boen Bio yang daerah tersebut juga lebih di kenal dengan "Kampung Kungfu", sesampai di hotel kami bertemu dengan bapak-bapak yang sepertinya adalah generasi dari penerus hotel tersebut, tak banyak yang dapat kami ceritakan karena bapak tersebut terburu-buru ke gereja, hanya saja bapak tersebut sempat bicara apabila hotel ini sudah berdiri 100 tahun lebih, namun 2 atau 3 bulan kedepan hotel ini akan tutup serta dialih fungsikan namun belum jelas untuk apa (2 atau 3 bulan mulai dari postingan tulisan kami yah guys)
Tampak Depan Hotel Ganefo




Deretan pesawat Telephone jaman dulu kala masih tersimpan rapi

Meja Resepsionis yang khas dengan Garuda Pancasila serta 2 Foto Presiden Indonesia

Area Ruang Tunggu Tamu ada 2 bagian, yang pertama bagian depan dan yang satu adalah bagian di foto ini dekat dengan meja resepsionis

salah satu spot area tamu

Beranda untuk tamu yang menginap selain  beranda tengah ini setiap kamar yang berada di luar area memiliki area beranda tamu sendiri

tampak samping area beranda tamu yang menginap dengan interior dan bangunan yang masih otentik

Beberapa artikel di Google sempat kami baca  mengenai Hotel Ganefo ini salah satunya menginformasikan bahawa di jalan kapasan ada dua hotel yaitu Hotel Ganefo dan Hotel Hollywood, serta beberapa losmen. Hotel Hai Yong Zhou lokasinya di sebelah sekolah Chiao Nan. Hotel ini didirikan oleh orang - orang Hakka. Mungkin dulu disekitar Jl.Bakmi penghuninnya banyak orang Hakka atau berasal dari Provinsi Guangdong. Hotel-hotel ini setiap hari ramai dikunjungi pedagang Tionghoa dan tamu - tamu dengan keperluan lainnya. Banyaknya hotel di daerah tersebut membuktikan ramainya perdagangan di pecinan Surabaya pada era 1950-an (Sumber : Blog Hurek )

Sedikit sejarah mengenai hotel Ganefo ini adalah peninggalan eks Kapten yang konon keturunan Tionghoa yang mendapatkan tugas dari Belanda untuk mengawasi masyarakat setempat. tepatnya bangunan berdiri kami hanya dapat informasi dari generasi saat ini yang kami temu apabila gedung dan bangunan ini suah berusia +/- 100 tahun. oh ya guys siapa tau dari kalian masih ada kesempatan berkunjung dan melihat betapa indahnya bangunan sejarah ini yang masih berdiri kokoh, dengan ciri khas bangunan belanda yang memiliki area yang luas serta atap yang tinggi untuk kekhasan interior belanda lainnya, karena kalian pasti sangat takjub dengan bangunan ini yang memiliki area bangunan, kamar yang lumayan banyak dan tanah yang luas.
Hingga saat ini Hotel Ganefo masih beroperasi dengan memiliki 2 tarif kamar :

1. Kamar Biasa 
 Tidak ada AC,TV atau Kipas non WIFI dengan harga 100.000/hari selain itu kamar mandi terpisah dari kamar sehingga untuk kamar mandi dengan tarif kamar ini terletak di luar area kamar.



suasana yang sangat vintage dan ranjang tempat istirahat pun masih otentik semua

bahkan pintu pun masih menggunakan gembok 

deretan beberapa kamar yang terpisah dari bangunan utama

Jalan ke koridor lain menuju area kamar dari gedung utama


salah satu kamar mandi luar yang disediakan

2. Kamar AC,TV, WIFI 
dengan harga 180.000/hari bentuk serta luas kamar pun beda selain itu kamar mandi tersedia di dalam , berbeda dengan kamar dengan tarif 100.000/hari

Kamar yang memiliki area serta fasilitas yang berbeda (Soure : JOLA Jalan)

area depan beberapa kamar dengan ciri khas pintu double selain pintu kayu terdapat pintu yang disekat oleh kawat yang dulunya  terkenal kala jaman tsb dan mungkin hingga sekarang masih ada beberapa rumah yang menggunakan pintu tersebut

Baca Juga : Sejarah Hotel Ganefo
Memasuki area hotel Ganefo, kami serasa berada di zaman Belanda kala itu, setiap lorong atau koridor yang kami lewati serasa menyimpan banyak cerita dan berbicara apabila dulu  gedung ini banyak memiliki aktfitas dengan area lahan yang cukup luas ini.
Area Gedung tampak belakang


Area Samping gedung





Pintu utama menuju Hotel



Petunjuk di jalan memasuki area Hotel Ganefo
kursi tamu jaman dahulu yang saat ini sudah susah ditemukan mungkin masih ada beberapa rumah dengan gaya belanda yang masih memiliki area kursi tamu seperti ini hehehhehe, salah satunya rumah peninggalan Alm.Eyang saya.
Dalam cerita kunjungan kami mencoba mengumpulkan beberapa sejarah yang dapat memberikan informasi kepada kita semua apabila Kota Surabaya masih memiliki bangunan peninggalan dengan usia yang cukup lama, setidaknya cerita kami dapat mengenang Hotel Ganefo  sebelum penutupan operasional Hotel ini, walau Hotel ini terkikis karena usia kami berharap hotel ini hanya berhenti operasi namun gedung masih dapat dialih fungsikan untuk perihal kebudayaan atau sejarah mengenang perjuangan sejarah kota dan negara kita. Seperti yang di paparkan Bung karno 
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya."-Ir Soekarno-


Terima Kasih sudah berkunjung.
Salam SiRanselPena

Ps : jangan lupa buanglah sampah pada tempatnya agar anak cucu kita kelak masih bisa menikmati keindahan alam.

    2 komentar:

    1. Itu kamu nginep disitu gak kak? Suasananya masih orisinil banget. Sayang banget kalo nantinya ditutup.

      BalasHapus