Jalan Kaki ke Green Bay

By SiRanselPena - 8:53 PM

Perjalanan pun berujung pada pagi
Saat subuh yang patuh pada waktu
dan Orang - orang kusyuk berutinitas
Sampailah kami pada tanah asing
Yang seakan haus untuk ditelanjangi


Menikmati deburan teluk hijau
Memang sudah masuk dalam rencana, sampai di Banyuwangi subuh. Setelah melaksanakan ibadah pagi kami sudah ditunggu Mas Andri di kantin depan stasiun, lalu lanjut ambil motor dirumah mas andri selengkapnya baca disini yuk Enjoy Banyuwangi, with Enjoynesia. Setelah cek kelengkapan motor, nungguin jam check in kami mampir di pantai Cacalan buat ngeliat sunrise. Asli pantai nya sepi dan semerbak orange muncul dibalik mendung. Ada juga ayunan untuk menikmati pantai yang tentunya rebutan sama beberapa anak kecil hihihi.

Puas dengan sunrise yang matahari nya sekarang kian tinggi, kami memutuskan untuk early check in di shintana homestay. Pelayanan dan kemudahan check in membuat kita betah. Setelah mandi dan beres - beres kami pun memutuskan untuk melakukan perjalanan mencari surga tersembunyi bernama greenbay hehehe. Lokasi yang cukup jauh dari banyuwangi kota sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan. Green bay atau teluk hijau sendiri lokasi nya terdapat pada Taman Nasional Meru Betiri tepatnya Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan Banyuwangi. Akses menuju kesana didominasi jalan makadam (jalan batu) dan juga beberapa perkebunan tebu, kopi yang mendominasi disamping gunung dan sungai.
Berada di pinggir Pantai Batu

Pantai Batu dari sisi lain


Info yang kita dapat, menuju ke green bay bisa diakses oleh 2 cara yaitu via darat dan juga laut. Via laut disebut jalur termudah karena tidak perlu berjalan kaki dengan akses yang susah, cukup menaiki perahu dari pelabuhan Rajegwesi tentu dengan timing waktu tidak lebih dari jam 12 siang dikarenakan ombak yang besar tidak memungkinkan perahu untuk melaut ke arah sana. Nyaris berkejaran dengan waktu saat kami mengendarai motor dengan berbekal gps dan warga.

Setelah masuk kawasan Taman Nasional Meru Betiri, kami mendaftarkan nama anggota pada pos satpam sekaligus membayar retribusi. Menurut informasi penjaga hutan, dari gerbang masih diperlukan kurang lebih 30 menit untuk bisa mencapai perjalanan awal ke green bay. Dasarnya rencana awal naik perahu, dengan dresscode yang salah total kami dengan PD nya masih berharap perahu hihihi.
Ciaamiiik... tetep kece walau capek badaiii jalankakinya


Setelah sampai Pelabuhan Rajegwesi, ternyata sesuai dugaan bahwa perahu sudah tidah bisa berlayar, daripada sia-sia kami pun memutuskan jalur darat dengan perlengkapan seada adanya dan hanya bondo nekat. Dari pelabuhan masih dibutuhkan sekitar 15 menit naik dengan jalan rusak dan cenderung menanjak. Setelah tiba di parkir motor dan dengan tekad suam suam kuku kami naik untuk melewati halang rintang bebatuan dan jalan menanjak beralaskan tali sebagai pegangan dan baju seadanya. 



Ditemani kawanan monyet serta jurang yang langsung ke laut, pemandangan indah sekaligus ngeri kami lalui, jangan bayangkan track nya ya wkwk terjal naudzubillah.Setelah jalan agak datar kami sampai pada check point pertama bernama Pantai Batu. Duduk di pinggir pantai menikmati nafas satu dua membayangkan betapa berani nya dua wanita ini sampai ke titik ini menikmati pemandangan yang luar biasa indah. Disusul dua tiga pelancong lain dan info yang didapat tidak jauh lagi kami pun melanjutkan perjalanan. Susur sungai dan pantai sampailah kami pada titik koordinat greenbay. Senengnya kaya nemu cowo ganteng ditengah gurun sahara gitu.

Asli pantai nya cantik dengan pasir putih dan gradasi warna hijau air laut nyaris membutakan. Jangan lupa jajaran batu menjulang dengan apik seperti di tata dengan wangi laut khas. Beberapa Pelancong menggunakan perahu untuk kembali ke pelabuhan tentu dengan ombak yang nyaris membuat perahu terbalik. Setelah puas bermain air melepas lelahlah kita dipinggir pantai dengan angin sepoi hingga kami berdua tertidur pulas karena kecapekan.

sedikit video rute perjalanan ke arah Teluk Hijau

Lelah namun hati senang
Air terjun pinggir laut nya mengalir sedikit kering mungkin sedang musim panas. Setelah puas kami pun bergegas kembali mengingat tanjakan terjal sudah menanti wkwkwk. Sampai di lokasi dekat parkir motor kami dengan kalap menenggak air botol kemasan dingin dan sebungkus pentol dengan rakus, yang menutup perjalanan manis kami di green bay.

Terima Kasih sudah berkunjung.
Salam SiRanselPena

Ps : jangan lupa buanglah sampah pada tempatnya agar anak cucu kita kelak masih bisa menikmati keindahan alam.

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. jalan kaki memang selalu punya keseruan sendiri yah hehee.

    btw blog nya ga ada kolom komen buat masukin username dan url blog, jadinya http://mydyapack.com ga bisa saya log in kan ke kolom komentar

    BalasHapus
    Balasan
    1. bangett hehehhe, wah senanngnya kak. saya BW yaaa...

      iya seru kak, lelah tapi jandinya pengen balik kesana lagi

      Hapus